Dahlan: Masalah Ekonomi Tidak Hanya Dibicarakan

MIMBAR RAKYAT (Jakarta) - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan ekonomi tidak bisa hanya dibicarakan, tapi harus pada implementasi kerja sehingga berbagai gejolak ekonomi seperti yang terjadi saat ini dapat diatasi dengan baik.

"Masalah ekonomi tidak bisa hanya diomongin, tapi harus kerja, kerja, kerja...," kata Dahlan saat berbicara pada Seminar Prospek Ekonomi Indonesia 2014, yang diselenggarakan Komite Ekonomi Nasional (KEN), di Jakarta, Selasa.

Menurut Dahlan, saat ini Indonesia menghadapi tekanan ekonomi akibat dampak dari krisis global.

"Seharusnya kita sudah belajar banyak, bahwa setiap ekonomi tumbuh di atas 6 persen berturut-turut selalu diikuti gejolak," ujarnya seperti diberitakan media massa. 

Dahlan menambahkan, saat pertumbuhan ekonomi bergerak naik tiga tahun berturut-turut ketika itu pula ekonomi bergairah yang didorong tingginya konsumsi, sementara pasokan kurang.

"Saat ini, ketika terjadi gejolak berkepanjangan semuanya seakan kalang kabut. Padahal jika sudah ada antisipasi maka dampaknya tentu akan dengan mudah diredam," ujar Dahlan.

Untuk itu, mantan Dirut PT PLN ini menambahkan Kementerian BUMN yang dipimpinnya siap mengambil peran untuk membantu pemerintah mengatasi berbagai persoalan ekonomi.

"Ibarat manusia, APBN itu tangan kanan, dan BUMN tangan kiri. BUMN itu harus siap mengambil peran membantu pemerintah dalam meningkatkan ekonomi nasional," ujarnya.

Ia menjelaskan, pada sektor infrastruktur BUMN terus berusaha untuk meningkatkan, dan mempercepat pembangunan infrastruktur yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dicontohkannya, pembangunan jalan tol di atas laut Bali yang dinilai berbagai pihak kontroversial ternyata dapat dibangun dalam waktu 12 bulan.

"Meskipun butuh dana besar namun harus kita realisasikan sehingga dapat meningkatkan kepercayaan bahwa keinginan untuk membangun infrastruktur harus mendapat dukungan dari semua pihak termasuk pemerintah," katanya. 

"Saat ini saya mengusulkan pembangunan jalan tol Jakarta-Surabaya di atas laut Pantura. Apakah itu dapat terealisasi, ya tergantung dukungan-dukungan tersebut," ujarnya. (KB)

 

Tulis Komentar Anda

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
Mimbar-Rakyat.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.