Thursday, April 03, 2025
Home > Berita > Bakal Gantkan Yudo Jadi Panglima TNI, KSAL Ali Tak Mau Berandai-andai

Bakal Gantkan Yudo Jadi Panglima TNI, KSAL Ali Tak Mau Berandai-andai

Laksamana Muhammad Ali kala dilantik Presiden Jokowi menjadi KSAL pada 28 Desember 2022 lalu.

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali tidak mau memikirkan soal peluangnya menjadi Panglima TNI menggantikan Laksamana Yudo Margono yang akan pensiun bulan depan.

Ali mengaku saat ini tengah fokus mengerjakan tugasnya sebagai KSAL, ketimbang mengganti seniornya di Angkatan Laut tersebut di pucuk kepemimpinan TNI.

“Saya enggak mikir ke sana ya, yang penting kita jalankan saja apa yang sekarang sedang kita laksanakan ini,” kata Ali usai serah terima tiga jabatan strategis TNI AL di Mabes Angkatan Laut, Jakarta Timur, Kamis (26/10).

Ali mengatakan penunjukan panglima juga merupakan hak prerogatif presiden sebagai panglima tertinggi TNI. Namun, untuk penunjukan panglima itu, presiden perlu pula pertimbangan dari DPR RI.

“Panglima TNI itu hak prerogatif presiden dan juga ada persetujuan DPR, nanti silakan saja. Yang penting saya sebagai kepala staf apakah saya sudah menjalankan tugas secara baik apa enggak, itu konsentrasi saya, yang saya utamakan,” katanya.

Panglima Yudo akan berusia 58 tahun pada akhir November mendatang. Berdasarkan Pasal 53 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, dijelaskan bahwa prajurit melaksanakan dinas keprajuritan sampai usia paling tinggi 58 tahun bagi perwira, dan 53 tahun bagi bintara serta tamtama.

Berdasar UU 34/2004, disebutkan jabatan Panglima dapat dijabat secara bergantian oleh perwira tinggi aktif dari tiap-tiap angkatan yang sedang atau pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan.

Selama pemerintahan Jokowi sejak 2014 silam, Panglima TNI sebelum Yudo dirotasi dari tiga matra.

Mereka yang pernah menjadi Panglima TNI selama masa pemerintahan Jokowi sebelum Yudo adalah Jenderal TNI AD Andika Perkasa (17 November 2021-19 Desember 2022), dan Marsekal TNI AU Hadi Tjahjanto (8 Desember 2017-17 November 2021).

Lalu sebelumnya lagi adalah Jenderal TNI AD Gatot Nurmantyo (8 Juli 2015-8 Desember 2017), dan Jenderal TNI AD Moeldoko (30 Agustus 2013-8 Juli 2015). (ds/sumber CNNIndonesia.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru