MIMBAR-RAKYAT.com (Berlin) – Belum usai perjalanan kompetisi, namun Bayern Munich memastikan diri menjadi juara Liga Jerman, Selasa, melalui kemenangan 3-1 atas tuan rumah Hertha Berlin, ketika pasukan Pep Guardiola mengamankan gelar dengan tujuh pertandingan tersisa yang belum dimainkan.
Pada musim debutnya, Guardiola sekarang telah memenangi tiga gelar dalam sembilan bulan setelah pada Agustus silam membawa Bayern menjuarai Piala Super UEFA dan Piala Dunia Klub pada Desember.
Kemenangan beruntun ke-19 Bayern di Liga Jerman mengamankan gelar Liga Jerman ke-24 sepanjang sejarah mereka, dan kemenangan di Stadion Olympic Berlin sangat mutlak setelah mereka unggul 2-0 saat pertandingan baru bergulir 15 menit.
Bayern juga mempertajam rekor mereka sendiri sebanyak satu pertandingan, untuk kategori paling cepat menjadi juara liga.
Gelandang Toni Kroos mencetak gol pada menit-menit awal, sebelum Mario Goetze membukukan gol kedua melalui sundulan kepala bagi membuka jalan bagi sang raksasa Bavaria untuk mendulang tiga angka.
Penyerang Hertha asal Kolombia Adrian Ramos mencetak gol melalui penalti, sebelum pemain sayap asal Prancis Franck Ribery tampil sebagai pemain pengganti untuk menorehkan gol ketiga bagi timnya.
Dengan tujuh pertandingan tersisa, Bayern memiliki keunggulan 25 angka yang mustahil dikejar atas tim peringkat kedua Borussia Dortmund, meski pada kenyataannya perburuan gelar juara telah berakhir selama beberapa pekan silam.
Kroos, yang pembicaraan perpanjangan kontraknya masih menemui jalan buntu, membuka gol pada menit keenam ketika ia melepaskan tembakan dari umpan silang Mueller.
Goetze menggandakan keunggulan ketika ia menanduk umpan Bastian Schweinsteiger delapan menit kemudian, dan Bayern menikmati 83 persen penguasaan bola pada babak pertama.
Skor semestinya dapat menjadi 3-0 saat turun minum ketika sundulan Mueller mengenai mistar gawang, di mana kiper Hertha yang mantan pemain Bayern Thomas Kraft sudah ditaklukkan tujuh menit sebelum babak pertama usai.
Tuan rumah memperkecil ketinggalan ketika Ramos menyarangkan penalti pada menit ke-66, setelah ia dilanggar di area terlarang oleh bek kanan Bayern asal Brazil Rafinha.
Bagaimanapun, dengan 11 menit pertandingan tersisa, Ribery mencetak gol terbaik pada malam itu ketika ia mencungkil bola yang berbuah gol dari sudut yang terlihat mustahil setelah Goetze melaju dengan cepat.
Dortmund mempertahankan peringkat kedua dengan bermain imbang tanpa gol saat menjamu rival lokal yang menduduki peringkat ketiga Schalke 04, di mana tidak dilaporkan terjadi masalah meski terdapat kecemasan perihal keamanan yang membuat polisi menurunkan 3.000 personelnya untuk mengamankan pertandingan ini.
VfL Wolfsburg naik ke peringkat kelima berkat kemenangan 3-1 di markas tim papan tengah Werder Bremen, ketika Junior Malanda, Ivan Perisic, dan gelandang serang timnas Jerman U-21 Maximilian Arnold, yang baru berusia 19 tahun, mencetak gol-gol bagi tim tamu.
Bek tengah Sebastian Proedl membukukan gol hiburan bagi Bremen.
Tim juru kunci Eintracht Braunschweig mendapat angin segar pada perjuangan mereka untuk lolos dari degradasi dengan kemenangan 3-1 atas tamunya tim peringkat ketujuh Mainz 05, di mana kapten kelahiran Kongo Dominick Kumbela mengemas dua gol.
Hasil ini membuat persaingan tetap berlangsung ketat di bagian bawah klasemen, di mana hanya empat angka yang memisahkan lima tim terbawah. (KB)