Mimbar-Rakyat.com (Ap Lusail, Qatar) – Vincent Aboubakar mencetak gol dengan sundulan dua menit memasuki waktu tambahan untuk kemenangan 1-0 Kamerun atas Brasil di Piala Dunia Qatar, Jumat (2/12).
Namun hasil tersebut masih memungkinkan juara lima kali Brasil untuk mejuarai Grup G dan menyingkirkan Kamerun. Demikian dilaporkan Arab News. Brasil, yang sudah mencapai babak sistem gugur setelah menang atas Serbia dan Swiss, akan menghadapi Korea Selatan di babak 16 besar.
Aboubakar sendiri kemudian dikeluarkan dari lapangan dengan kartu kuning kedua karena melepas bajunya saat melakukan selebrasi.
Brasil selesai dengan enam poin, sama dengan Swiss, tetapi memiliki selisih gol yang lebih baik. Swiss pun melaju dan akan menghadapi Portugal. Kamerun berakhir dengan empat poin dan Serbia satu.
Pelatih Tite mengistirahatkan hampir semua starter regulernya dan membuat 10 perubahan dari kemenangan melawan Swiss pada Senin. Brasil masih tanpa Neymar yang cedera, tetapi penyerang bintang itu berada di Stadion Lusail untuk menonton pertandingan bersama rekan satu timnya.
Jerome Ngom Mbekeli, satu-satunya anggota tim Kamerun yang bermain untuk klub di Kamerun, melakukan umpan silang yang menginspirasi untuk memuluskan sundulan Vincent Aboubakar. Kamerun menjadi negara Afrika pertama yang mengalahkan Brasil di Piala Dunia.
Ngom Mbekeli yang berusia 24 tahun menjadi pemain pengganti terakhir Kamerun, yang masuk empat menit jelang bubaran.
Dengan delapan gol dalam tujuh pertandingan, Aboubakar yang berusia 22 tahun adalah pencetak gol terbanyak di Piala Afrika pada bulan Januari.
Brasil yangg sudah pasti maju ke babak 16 besar menurunkan sebagian besar pemain cadangan. Meski beitu Kamerun menjadi tim pertama yang mengalahkan juara lima kali di babak penyisihan grup Piala Dunia sejak Norwegia melakukannya di turnamen 1998 di Prancis, yakni mengakhiri rekor tak terkalahkan dari 17 pertandingan grup.
“Kami menyadari sekarang bahwa kami bisa melakukannya dengan lebih baik,” kata pelatih Kamerun, Song. “Tapi kami adalah tim muda dan hari ini kami telah melihat tim muda semakin kuat dan kuat, dan mereka harus diberi selamat atas kinerja mereka.
“Sayang sekali kita harus pulang sekarang,” tambah Song. “Tapi kami akan terus bekerja dan terus berkembang.”***(edy)
Kamerun menjadi tim Afrika pertama yang merasakan kemenangan melawan Brasil di Piala Dunia. Terlihat anggota tim Kamerun merayakan kemenangan di akhir pertandingan Grup G Piala Dunia mereka Brasil di Stadion Lusail di Lusail, utara Doha Jumat. (Foto: AFP/Arab News)