Mimbar-Rakyat.com (Kuningan) Menjelajahi wilayah Desa Puncak menuju Lembah Cidadali atau Cidadali Valeuy, yang merupakan salahsatu objek wisata alam rupanya begitu banyak pesona alam yang memanjakan mata.
Menuju Lembah Cidadali yang berada pada 1100 meter di atas permukaan laut, Anda akan melintasi medan yang landai, dengan kanan kiri jalan, kebun warga sekitar seperti daun bawang, apel ganjen, jahe, kol, leunca, dll. Tak hanya itu, anda bisa melihat Bukit Aki,Bukit Nini, Pasir Doyong, Bukit Purna Jiwa, dan bila beruntung Anda bisa melihat Waduk Darma, dari sana.
Sayangnya akses jalan menuju Lembah Cidadali, tidak begitu bagus bila Anda berniat untuk menggunakan kendaraan roda empat, atau motor matic, terutama setelah gerbang tiket masuk Cidadali Valeuy. Namun berbeda bagi anda para pegiat alam terbuka, yang merindukan bercengkrama dengan alam, di Lembah Cidadali tempat yang pas untuk anda berkemah.
Jarak Lembah Cidadali sekitar 300 meter dari pos masuk, dengan berjalan kaki, Anda bisa merasakan sejuknya hawa pegunungan, dan melihat langsung mata air dan air terjun yang ada di Lembah Cidadali.
Beberapa spot untuk swaphoto disediakan oleh kelompok masyarakat pengelola Obyek Wisata Alam, untuk mengabadikan momen saat berada di sana.
Selain itu setelah sampai di Lembah Cidadali, Anda bisa melihat Air Terjun, dan Kolam di Lembah Cidadali, yang unik kolam tersebut nampak belum banyak orang yang datang, terlihat berlumut dan mata airnya begitu alami.
Meski belum dibuka untuk umum, namun antusias masyarakat Kabupaten Kuningan untuk mengunjungi Cidadali Valeuy cukup tinggi. Salahsatu pengunjung datang sengaja mengunjungi Lembah Cidadali, yakni Indah Warga Lingkungan Pasapen, mengaku tergoda untuk mendatangi Cidadali Valeuy dari Instagram. “Iya saya kesini gara-gara lihat dari ig, jadi pengen tahu, pemandangannya bagus banget, cuman sayang ini, kayak salah kostum,”terangnya.
Indah pun mengungkapkan pengalamannya, saat mengunjungi Obyek Wisata Cidadali Valeuy, namun sayangnya akun tersebut tidak menyebutkan medan dan kondisi jalan menuju Cidadali. “Pemandangannya memang bagus, sayang ngga disebutin kalau kondisi jalannya seperti ini. Ini mah cocoknya naik motor trail, dan pakai sepatu, cats,”tambah Indah.
Indah berharap, agar pemerintah bisa memperbaiki akses jalan, agar para wisatawan lainnya bisa menaiki kendaraan hingga ke Lembah Cidadali.
Sementara itu, Sekretaris Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Hermanto atau biasa disapa Mang Piit mengatakan Obyek Wisata Cidadali Valeuy belum bisa dibuka untuk umum. “Karena kita masih memperbaiki akses jalan di sini, rencananya nanti akan dibuka pas bulan April, bila semua sudah selesai,”tutur Mang Piit yang juga Anggota Wanariksa Pengelola Objek Wisata Lembah Cidadali yang sudah terdaftar di Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Senin (29/3/2021).
Desa Puncak sendiri, sambung Mang Piit, termasuk ke dalam 10 Desa Wisata yang ada di Kabupaten Kuningan. “Karena itu Kami berharap untuk bisa mendapat sentuhan dari Pemkab kuningan, seperti akses jalan yang bagus. Kemaren sih sudah dapat tapi dari Dinas Pertanian yakni berupa TPT dan jalan tani,”jelasnya.
Menurutnya apabila Obyek Wisata yang berada di Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai ini, berjalan maka akan menghidupi dan membantu perekonomian masyarakat sekitar.
Sepanjang perjalanan, tak hanya pemandangan alam yang indah, Anda juga bisa melihat tumbuhan endemik pegunungan, seperti Kesemek, atau Apel Ganjen, Pakis Haji, dll.
“Selain itu, di sini juga ada situs budaya, seperti makam Aki yang merupakan karuhun Desa Puncak, dan makam Budha. Di makam Budha pada saat tertentu beberapa orang berziarah namun kebanyakan dari luar kota,”ujarnya.