GIWO RUBIANTO WIYOGO. Ir Dra Hj Sri Woerjaningsih atau populer dengan nama Giwo Rubianto Wiyogo ini bukan orang baru di dunia perpolitikan. Dia telah kenyang pengalaman, karena kiprahnya pada sebuah partai besar di Tanah Air. Dia merupakan orang sibuk, karena selain aktif di Partai Golkar, juga merupakan seorang pengusaha, serta aktivis perempuan dan masalah kemasyarakatan lainnya.
Caleg DPR RI dari Partai Golkar nomor urut 3 daerah pemilihan (Dapil) Jakarta 3, meliputi wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu ini, meski sibuk memimpin sejumlah perusahaan, penyayang kura-kura ini tetap saja menyempatkan diri untuk berbakti untuk kegiatan sosial.
Presiden Direktur dan Komisaris PT Bumisatu Group yang membawahi banyak perusahaan–PT Wisma Bumisatu, PT Bumisatu Bali, PT Grya Agung Mandiri Sentosa, PT Masagi Mandiri, PT Bumisatu Indah, dan PT Waringin Multicipta–tidak hanya aktif di Golkar dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Umum I Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), tetapi juga mengurusi masalah wanita secara umum, termasuk lansia dan dhuafa.
Istri Rubianto Wiyogo, atau menantu dari mantan Gubernur DKI Jaya Wiyogo Atmodarminto (alm) ini bahkan sering turun ke lapangan berinteraksi dengan anak pemulung, anak jalanan, anak rumah singgah. Ibu dari Ato Wurianto, Agi Wibianto, Adito Wirbianto, dan Ardi Amandianto ini tidak hanya piawai memompa semangat para kader beringin dalam upaya memenangi Pemilu 2014, tapi juga menimbulkan harapan bagi banyak orang tidak mampu.
Tidak heran bila peraih gelar Putri Ayu tahun 1981 kelahiran Bandung, 8 Mei 1962, ini mendapat sejumlah penghargaan , antara lain Ibu Award 2008 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan, 100 Wanita Terinspiratif 2008 dari majalah Kartini, 99 Most Powerful Women 2008 dari majalah Globe Asia 2007 dan 2008, ASEAN Development Citra Award 2003-2004, dan sederet penghargaan lainnya.
Giwo , mantan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Ketua Dewan Pimpinan Kowani, dan Bendahara Umum DPP Iwapi, selain di Golkar juga masih aktif dalam beberapa organiasi, seperti di Gerakan Wanita Sejahtera, Yayasan Pendidikan Wanita Indonesia-Ikatan Sarjana Wanita Indonesia (YPWI-ISWI), dan di Aliansi Pita Putih Indonesia (APPI) 2011-2015.
“Saya akan menjadi wakil rakyat yang peduli, bersih dan profesional,” kata calon anggota legislatif yang peduli wong cilik ini, ketika ditanya dalam suatu kesempatan, tentang targetnya bila terpilih sebagai wakil rakyat (DPR-RI). Dia tidak hanya memberi perhatian pada perempuan dan anak-anak tidak mampu, tetapi juga kepada anak-anak nelayan agar bisa berwirausaha, seperti melalui pelatihan yang digelar di Jakarta, November 2013 lalu.***eakt