Sunday, March 30, 2025
Home > Berita > Pot bunga laris manis di masa pandemi Covid

Pot bunga laris manis di masa pandemi Covid

Penjual pot bunga dan para pembeli di salah satu pojok jalan di Tebing Tinggi. (al)

Mimbar-Rakyat.com (Tebing Tinggi) – Pot bunga banyak dijual di berbagai pojok jalan di Kota Tebing Tinggu dan ternyata laris manis.

“Di masa pandemi Covid 19 ini, penjual pot bunga bagai jamur di musim hujan, hampir di setiap jalan protokol kota Tebing Tinggi. Pot bunga ini laku keras, ternyata sekarang banyak orang memelihara bunga,” kata seorang pedagang.

Pedagang itu, Anton,  menjual pot bunga di Jalan Sutoyo TebingTinggi. Dari jauh sudah terlihat tumpukan pot tersusun rapi di pinggir jalan dan para pembeli mengerubunginya.

“Sebelum pandemi, harga pot ukuran 20 centimeter Rp11.000 per lusin. Tapi harganya bisa naik hingga 100% di masa pandemi. Sekarang mencapai Rp20.000-22.000 per lusin. Naiknya luar biasa,” kata Anton.

Pantauan mimbar-rakyat.com, Sabtu, pot-pot bunga yang tersusun rapi itu terdiri dari berbagai ukuran, jenis dan warna.

Salah seorang ibu pembeli pot bunga, Ibu Anisa, menceritakan bahwa menanam bunga di masa pandemi Covid 19 menjadi obat stress.

“Karena pandemi virus covid 19, kita tidak bisa kemana-mana. Jadi untuk menghibur diri, menanam bunga hias dengan meletakkan di pot bunga yang cantik,” kata Anis.

“Keluarga saya dan tetangga pun sekarang ini disibukkan dengan bunga. Jadi hobi dan cari keringat, karena kita bergerak terus,” kata Ibu Anisa.

Anton juga menambahkan, bahwa pot bunga yang beragam ukuran itu,walau pun harganya naik di masa pandemi Covid 19,  tetapi cukup banyak peminat dan pembelinya.

“Biasanya laku 15 pot sehari, tetapi saat ini bisa lebih dari 30 pot laku sehari,”jelas Anton. (al/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru