MIMBAR-RAKYAT.com (Monza, Italia) – Sean Gelael mengamankan dua poin pada balapan Feature Formula 2 yang berlangsung di Sirkuit Monza, Italia, Sabtu malam WIB, setelah menempatkan diri di urutan kesembilan pada akhir lomba.
Pebalap tim Jagonya Ayam KFC Indonesia yang bernaung di tim Pertamina Prema Racing itu membuka keran poinnya, setelah sebelumnya selalu gagal sejak balapan di Barcelona.
Untuk mendapat poin, Sean yang start dari posisi kesepuluh harus berjuang keras.
Sean bisa start dari P10, naik satu peringkat setelah pebalap ART Nyck De Vries (P4) kena penalti pelanggaran bahan bakar. Sean membalap dengan baik dan mampu menjaga kondisi ban sampai akhir balapan.
Sean bahkan lebih beruntung dibanding rekan setimnya,Mick Schumacher. Mick yang sempat merangsek ke posisi ketiga mesti berhenti balapan karena kerusakan komponen mesin.
“Ban mobil saya sudah sangat aus. Mungkin bila balapan selesai lima lap lebih cepat saya senang karena hingga saat itu kecepatan mobil masih bagus,” ujar Sean.
Sesaat setelah semua pebalap menjalani kewajiban pit stop masing-masing, Sean sempat berada di posisi bagus, P6. Namun sejak itu degradasi tinggi dia alami ketika memakai ban medium. Dia kalah cepat 1 sampai 2 detik per lap dari Jordan King, Giuliano Alesi, dan Jack Aitken.
Bahkan untuk bertahan di P8 pada lap terakhir pun tak kuasa dia lakukan, sehingga Aitken dengan mudah melewatinya. Finis di P8 itu berarti start dari pole position Race 2 atau Sprint Race hari Minggu ini.
“Mungkin hasilnya bisa lebih baik (karena potensi mobil), mungkin juga lebih buruk (karena degradasi tinggi),” kata Sean.
Race 2 bisa kembali disaksikan langsung via livestreaming di www.sean-gelael.com mulai pukul 15.30 WIB.
Peluang Sean
Pada sesi free practice, Sean ada di posisi sembilan dengan selisih 0.7 detik dari pebalap tercepat. Sesi ini berlangsung dalam kondisi relatif kering.
Sementara pada babak kualifikasi sore harinya, Sean ada di posisi 11. Trek yang sempat basah dan licin membuat penampilan nyaris semua pebalap tak maksimal dengan Callum Ilott untuk kali pertama meraih pole position.
“Rasanya kami telah kembali seperti semula, ada di Top 10, di mana pada tiga seri sebelumnya kami benar-benar kewalahan. Kami sebenarnya bisa lebih baik lagi dari posisi yang kami raih, namun start dari posisi 11 tidaklah buruk. Ini Monza, menyusul bukan hal sulit karena akan banyak kesempatan tercipta di sana,” kata Sean usai mengikuti kualifikasi.
Suasana duka masih menyelimuti paddock F2 di Monza. Kehilangan Anthoine Hubert yang wafat pada Feature Race di Belgia dan cedera parah yang dialami Juan Manuel Correa, masih membekas.
Tim BWT Arden yang dibela Hubert dan Charouz Racing untuk Correa tidak menurunkan pengganti keduanya. Dengan tambahan pebalap Trident, Ralph Boschung, absen, F2 Monza hanya diikuti 17 pebalap. (ARH/ARL)