Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Mochamad Supriadi dan Bagas Kaffa mengalami cedera saat menjalani uji coba melawan NK Dugopolje di Stadion NK Uskok Klis, Split, Kroasia, ketika sukses menang 3-0.
“Alhamdulillah menurut keterangan dokter timnas U-19, cedera mereka tidak terlalu serius, namun perlu istirahat,” kata Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, yang mendampingi Garuda Muda selama menjalani pemusatan latihan di Kroasia.
Indra menjelaskan, Supriadi sudah diperiksa serta difoto rontgen di rumah sakit setempat. Tidak ada patah tulang, hanya memar saja akibat benturan, kata Indra.
Pada latihan Jumat (9/10/2020), Supriadi harus beristirahat di hotel sedangkan Bagas hanya menjalani proses penyembuhan di pinggir lapangan.
“Bagas juga aman tidak ada masalah serius di anklenya. Bagas mungkin dua hingga tiga hari ini istirahat dulu. Untuk Supriadi mungkin kurang lebih lima hari istirahat,” ujar Indra seperti dilansir pssi.org.
Supriadi menjadi pemain pertama yang cedera di pertandingan tersebut. Pemain sayap Persebaya Surabaya itu harus ditarik keluar setelah berduel dengan pemain NK Dugopolje.
Tulang kering Supriadi terkena benturan yang membuatnya tak bisa melanjutkan pertandingan. Kemudian, ia digantikan oleh Khairul Imam Zakiri di babak pertama.
Sementara, Bagas terkena tekel keras pemain NK Dugopolje tepat mengenai pergelangan kaki pemain asal Barito Putera itu.
Bagas tersungkur akibat tekel tersebut dan langsung mendapat perawatan dari tim medis. Dengan kaki yang terlihat pincang, Bagas ditarik keluar dan diganti oleh Bayu Mohamad Fiqri.
Garuda Muda asuhan pelatih Shin Tae-yong menjalani TC di Kroasia sejak 30 Agustus 2020 lalu. TC di negeri berjuluk Vatreni ini sebagai persiapan menghadapi Piala AFC U-19 2020 yang rencananya akan digelar awal 2021 mendatang di Uzbekistan. Selain itu, Garuda Muda akan berlaga di ajang bergengsi Piala Dunia U-20 saat Indonesia menjadi tuan rumah. (arl)