Friday, April 04, 2025
Home > Berita > Terungkap Asal Usul Uap Panas Warga Desa Ciherang

Terungkap Asal Usul Uap Panas Warga Desa Ciherang

Terungkap Asal Usul Uap Panas Warga Desa Ciherang.

Mimbar-Rakyat.com (Kuningan) – Uap panas yang keluar dari halaman rumah alm. Juharum, Sabtu (30/1/2021), di Blok Manis, Desa Ciherang, Kecamatan Kadugede, Kuningan, Jawa Barat, sempat menghebohkan masyarakat sekitar dan kini sudah ketahuan penyebabnya.

Kepala Desa Ciherang, Masdja menuturkan usai menerima laporan dari warganya dan ia pun menunggu pihak berwenang untuk melakukan penelusuran berikutnya sampai ketahuan penyebabnya.

“Setelah menerima laporan dari warga, langsung saya sampaikan ke Sekmat, dinas LH, petugas BPBD Kuningan,sekarang lagi menunggu,” ungkapnya.

Ia pun menuturkan lubang yang menganga tersebut merupakan bekas kabel arde yang tertanam dalam tanah. “Bukan bekas septy tank, tapi kabel arde. K arena asapnya juga tidak berbau,”ujarnya.

Usai adanya pelaporan dari Pemerintah Desa setempat, terlihat Aleg Kuningan Fraksi PKB Susanto, Kadis LH Kuningan Wawan Setiawan dan petugas dari tim BPBD Kuningan mendatangi lokasi tersebut.

Berdasarkan pantauan Mimbar-Rakyat.com, areal lubang uap tersebut telah dibatasi oleh garis polisi, guna menghindari adanya kejadian yang tidak diinginkan.

Sekitar pukul 11.00 WIB, Petugas BPBD Kuningan mendatangani lokasi dan melakukan pengecekan ke areal tersebut, dengan mengecek suhu lubang tersebut menggunakan paralon, dan dinding kabel arde yang sudah tidak terpakai.

Beberapa saat kemudian terungkap penyebab uap yang keluar itu berasal dari kabel arde yang tertanam di dalam tanah. “Setelah dilakukan pengecekan, setelah dicek di dinding ini ternyata juga panas, terus ini ternyata aliran listriknya masih menyala,saya coba matikan dulu arus listriknya,” jelas Ryan, petugas teknis BPBD Kuningan.

Beberapa saat kemudian, uap mulai mereda, Ia pun meminta warga untuk mengambil satu ember air, untuk memastikan apakah benar dari konsleting kabel arde atau bukan. “Saya minta air satu ember mau cek benar atau bukan, kalau bukan justru uapnya tambah banyak, kalau konsleting nanti akan sedikit berkurang,” ungkapnya.

Walhasil, setelah dilakukan penyiraman air, uap itu mengecil dan suara gemuruh air di dalam lubang tidak begitu terdengar.

“Nah ini berarti dari konsleting kabel arde di bawah tanah, karena sekarang musim hujan, kena air, jadinya konslet, saya minta tolong disampaikan kepada anaknya yang punya rumah untuk memperbaiki kabel aliran listrik, biar tidak membahayakan,” katanya.  (dien / arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru